Pengobatan Herbal

9 Antibiotik Alami yang Mampu Memberantas Bakteri di Dalam Tubuh

Antibiotik Alami yang Mampu Memberantas Bakteri

Bakteri adalah mikroorganisme dengan dua sisi sifat, mereka bisa baik atau buruk untuk tubuh. Beberapa jenis bakteri ditemukan secara alami di dalam tubuh dan bakteri ini sangat berperang penting terhadap tubuh, seperti pencernaan. Namun, bakteri lainnya dapat membahayakan kondisi kesehatan tubuh, seperti bakteri yang menjadi penyebab infeksi atau penyakit.

Lalu, antibiotik adalah sesuatu yang digunakan ahli medis untuk melawan infeksi yang disebabkan bakteri. Antibiotik yang umum digunakan dalam pengobatan saat ini adalah obat-obatan seperti penisilin, yang merupakan salah satu obat utama pertama untuk melawan epidemi bakteri seperti cacar pada tahun 1928.

Terdapat kekhawatiran yang berkembang di dunia media, bahwa bakteri bisa saja secara bertahap tumbuh semakin resisten terhadap antibakteri pada umumnya.

Tetapi, terdapat bahan yang memiliki sifat antibiotik alami, yang bisa mengatasi rasa khawatir di atas. Bahan alami ini dapat membantu melawan infeksi bakteri dengan cara alami, dan sering kali bahan alami ini memiliki efek kuat terhadai bakteri yang resisten terhadap obat antibiotik.

Inilah 9 antibiotik alami

Bawang putih

Bawang putih mengandung bahan aktif utama yang disebut allicin, yang menurut penelitian mengandung sejumlah sifat antibakteri yang kuat. Kandungan ini sangat efektif terhadap bakteri yang ditularkan melalui usus, yang disebut candida. Bahkan ketika konsep bakteri relatif baru di dunia medis, bawang putih adalah salah satu solusi alami yang sudah sangat lama digunakan dalam sejarah medis di seluruh dunia karena potensinya dalam mengobati sejumlah penyakit.

Jahe

Jahe adalah sumber tanaman lain yang terbukti memiliki sifat antibakteri. Para ilmuwan bahkan telah menguji ekstrak kasarnya terhadap bakteri yang resistan terhadap obat dan ternyata hasilnya positif. Jahe dapat dimakan mentah, direndam dalam teh, atau dikonsumsi dalam bentuk ekstrak.

Minyak kelapa

Sejumlah asam lemak alami yang ditemukan dalam minyak kelapa ternyata mampu untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang resisten terhadap antibiotik tertentu. Minyak kelapa mudah ditemukan dan amat bermanfaat dalam kegiatan diet untuk melawan bakteri secara internal, dan juga dapat dioleskan sebagai pembantu penyembuh luka.

Cuka sari apel

Cuka sari apel telah digunakan sejak lama sebagai bentuk pengobatan untuk infeksi dan sebagai agen pelindung untuk luka terbuka di kulit. Penelitian telah menemukan bahwa cuka ini memiliki kemampuan untuk memblokir enzim yang dibutuhkan bakteri–seperti E-coli–untuk bereproduksi, dan mampu menekan pertumbuhan pada sejumlah bakteri lainnya. Ini biasanya digunakan dalam dosis harian untuk mencegah dan bahkan mengobati infeksi saluran kemih.

Madu

Madu digunakan sejak zaman kuno untuk mengobati infeksi dan juga sebagai penyembuhan luka. Madu mampu menghasilkan enzim hidrogen peroksida, yang merupakan agen sanitasi yang dikenal ketika diisolasi. Namun, bahkan jenis madu tertentu di mana hidrogen peroksida tidak ada, menunjukkan sifat antibakteri yang sangat baik!

Timi

Minyak esensial timi telah diuji terhadap bakteri dan ragi dan terbukti memiliki sifat antibiotik yang kuat. Seperti bawang putih, bawang putih terbukti sangat efektif melawan Candida. Minyak timi dapat digunakan secara internal atau topikal sebagai pengobatan alami untuk kondisi kulit yang berkaitan dengan bakteri dan jerawat.

Cengkeh

Diuji bersama dengan minyak timi oleh para ilmuwan, diketahui bahwa ekstrak cengkeh ini dipastikan sangat efektif sebagai antibiotik alami. Mereka secara efektif dapat membunuh bakteri dan biasanya direkomendasikan sebagai obat oral untuk radang gusi, karena sifat anti-inflamasi yang juga terdapat di dalam.

Minyak Oregano

Minyak Oregano adalah agen antivirus, antijamur, dan antiinflamasi yang kuat dengan kemampuan dapat mengobati infeksi, dan cukup kuat untuk mencegah perkembangan bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Mengkonsumsinya sebagai suplemen atau dioleskan pada area peradangan atau infeksi dapat melindungi tubuh dari bakteri yang bisa membahayakan.

Goldenseal

Goldenseal adalah ramuan yang biasanya digunakan dalam obat antibiotik alami. Bahan alami ini diketahui mampu mengobati infeksi saluran kemih, mata merah, gangguan pencernaan, dan diare akibat bakteri. Goldseal mengandung kimia berberin, yang telah dikenal mampu mencegah bakteri E-coli melekat di dinding saluran kemih dan mungkin memiliki efek antimikroba terhadap bakteri dan jamur lainnya.

Demikian. Perlu diketahui makanan dan tumbuhan dengan sifat antibiotik dapat membantu kita menjaga kesehatan dan juga mampu melawan infeksi bakteri pada tahap awal infeksi tersebut.

Ketika kita secara teratur menggunakan obat alami ini, kita telah melindungi tubuh kita dari bakteri dan bahkan mungkin mampu menjadi pengobatan untuk semua kondisi kesehatan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: